Kembali
Artikel Terbaru

Jenny Yohana Kansil Bawa Batik Durian Lubuklinggau Mendunia

Batik Durian Lubuklinggau

DK
By Dwi Kartika Sari  |  2 min read  |  07 Agt 2026

Lewat tangan-tangan kreatif para desainer, batik tradisional bisa mendunia. Baru-baru ini, desainer Jenny Yohana Kansil melalui merek fesyennya, JYK, meraih penghargaan The Genius of Gianni Versace Award dalam perhelatan yang berlangsung di Palazzo Visconti, Milan, Italia.


Pencapaian ini menjadi momentum kali pertama batik tradisional meraih penghargaan internasional. Penghargaan itu diraih oleh Jenny berkat salah satu koleksi busana rancangannya yang menggunakan Batik Durian Lubuklinggau, yang dipersembahkan untuk mengenang mendiang desainer Gianni Versace.


Sang desainer terpilih bersama delapa desainer lainnya dari berbagai negara yang tergabung dalam Emerging Talents Milan, seperti di antaranya Loom Weaving, Marlon Brandau, The Queen Space, Helena Kakhramanyan, Salvatore Caputo Shows, Just Black, Monier Atelier dan Artuyt.


Dalam ajang fesyen bergengsi itu, JYK memamerkan koleksi Spring Summer 2023 yang diberi tajuk Egalitarian, dengan total 10 busana yang menggunakan Batik Durian Lubuklinggau.


Jenny Yohana Kansil mengatakan meski sebelumnya Batik Durian Lubuklinggau pernah ditampilkan dalam ajang Milan Fashion Week 2021 oleh JYK, dalam koleksi kali ini, dia mengombinasikan olah digital dengan warisan tradisional batik lewat cara mendesain ulang.


"JYK berkolaborasi dengan artisan batik dalam menciptakan batik motif baru yang tampil lebih kontemporer dan diyakini dapat diterima oleh pasar internasional," katanya.


Motif batik ini dibangun lewat gambar yang diolah dari foto durian langsung yang terdapat di kebun durian di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Eksplorasi bunga durian yang memiliki keindahan tersendiri ini menjadikannya fokus yang mungkin tidak banyak diketahui publik.

Every batik motif carries the trace of an era, a value, and an identity passed down through generations.
Explore More Nusantara Motifs →